Tentang Facebook

Fenomena Facebook : manusia terjebak dalam status. Sebelum itu, mereka adalah orang bebas.

 

Berita politik adalah berita yg buruk. Facebook adalah siaran yg buruk. Semua orang mendadak jadi penyiar.

Ketika perbuatan seseorang itu tidak bermakna, ia menuliskannya dalam status facebook.

 

 

Sebelum ada Facebook, tidak ada orang yg suka buku diary-nya dibaca orang lain

setelah ada Facebook, orang merasa bisa populer dg mempublikasikan kegiatan hariannya

 

 

Mark zuckenberg, pencipta facebook berhasil menjadikan emosi dan ego manusia sbg mesin uang.

Ketika seseorang ingin tangisannya di dengar banyak orang, ia tdk akan menjerit tetapi log in facebook

 

 

Kehidupan yg kacau itu seperti facebook. Orang bodoh dan orang pandai berebut status

di depan facebook: yg Bodoh jadi nampak pandai, Yg pandai pun kelihatan bodoh

 

 

Tuhan baru itu bernama Mark Zuckenberg, ia jadikan facebook sbg jalan manusia utk menuliskan kebodohannya atau kepandaiannya

Dimana ada facebook, disitu ada orang bimbang.

 

 

Satu2nya kebenaran dlm koin prita bkn membaiknya birokrasi RS, tetapi meningkatnya popularitas facebook

Faktor sukses Koin utk Prita adl Ketidaksengajaan. Banyak yg ingin mengulang ketidaksengajaan itu di facebook

 

 

Mengharapkan datangnya Keberuntungan yg serupa ibarat mengharapkan susunan awan yg serupa

Sejak ada facebook, ternyata banyak orang tiba2 membutuhkan perhatian. Sayangnya anak jalanan & gelandangan tdk memiliki fb

 

 

Yg m’buat anak jalanan lebih tahan menderita, mereka dpt b’tahan hidup tnp facebook

Syarat utk m’punyai account Facebook minimal berusia 18 tahun dan bebas dosa. Jika tidak, hanya akan menambah koleksi dosa

 

 

Hal yg tidak penting tapi penting bagimu adalah Facebook. Hal yg penting tapi tdk penting bagimu adalah bertani

Manusia lebih mengenal Facebook dg baik, daripada mengenal alam tempat hidupnya

 

 

Sejak ada facebook, orang semakin mahir memamerkan kebodohan dan kebaikannya

Facebook datang di saat yg tepat… saat banyak orang krisis jati diri #labil

 

 

Satu2nya pelajaran yg diberikan Facebook, orang tdk cukup hanya berbuat baik. Ia butuh kebaikannya diketahui

Fenomena Facebook : org memamerkan kebodohan itu biasa. Orang memamerkan kebaikan itu bencana

 

 

Facebook telah m’buka satu fakta: ternyata bkn hanya anak2 yg krisis status, tetapi juga orang tua mereka

Perhatikan.. kehidupan tanpa facebook, spt kehidupan tnp kemunafikan. Status2 miskin makna

 

 

Pujian itu tdk diharap, ia hanya melintas tnp sengaja. Pujian yg diharapkan itu berarti ketamakan

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: