Resident Evil Revelations (N3DS) Quick Review

Written By: Adri A Wisnu @anakbabehgue

Halo, gamer Indonesia. Saya mau sedikit ngoceh tentang game pertama yang saya beli setelah memiliki Nintendo 3DS.

Tadinya saya gak mau beli game ini di 3DS dan lebih memilih menunggu versi HD nya keluar di X360, namun mengingat game dengan iming – iming “HD Edition” itu kurang berfaedah, maka saya lebih memilih membeli di 3DS. Ada beberapa kerabat yang bilang “Lu ngapain beli RE Revelations kan mau ada di X360.” Tapi satu hal yang saya tau, saya sama sekali gak rugi beli game ini. Tiga game RE yang di rilis Capcom pada tahun 2012 lalu dan hanya ini yang benar – benar bagus, karena Capcom telah memasukan kembali unsur – unsur menyeramkan ala survival horror, dan eksplorasi yang sudah lama tidak terlihat sejak RE 4.

 

            Resident Evil Revelations mengambil setting cerita antara RE 4 dan RE 5 dimana lagi – lagi Bioterorisme yang jadi akar masalahnya. Jill dan Chris gak jalan – jalan berdua di game ini, melainkan mereka punya partner baru masing – masing, Parker untuk Jill, dan Jessica untuk Chris. Sayang sekali karakter – karakter baru di Revelations tidak terlalu bagus, dan gampang dilupain. Bagi saya duo Quint dan Keith adalah karakter baru yang terburuk dalam sejarah franchise Resident Evil, saya selalu berharap mereka mati aja. Memang alasan Capcom nambah – nambahin karakter baru itu masih misteri buat saya, seri RE kan udah terlalu banyak karakter. Penceritaan di game ini menggunakan system episode  yang mana biasanya beres dengan menggantung dan memulai episode baru dengan “Previously on Resident Evil Revelations…” ya semacam serial TV aja gitu. Dari segi cerita sendiri, cukup menghibur walaupun bagi saya twist nya ketebak, tapi orang punya perbedaan masing – masing dalam hal itu.

 

            Tapi gapapa lah, soal karakter baru yang cupu tadi bisa kita tutupin sama gameplay nya yang menghibur. Dalam beberapa episode biasanya kita ganti – ganti karakter antara Jill – Parker, Chris – Jessica, Quint – Keith, dan masing – masing punya perbedaan tersendiri. Saat pakai Jill – Parker, kita berasa kembali ke gameplay Resident Evil yang seharusnya, eksplorasi untuk dapetin key item, menyelesaikan puzzle, dan focus dengan suasana horror. Yang terpenting adalah hemat peluru dan recovery item, karena dua hal itu susah dicari. Gak semua item di game ini nongol di layar, ada juga yang harus di cari pakai alat yang namanya Genesis, di game ini setiap ruangan kita harus rajin pakai Genesis untuk nemuin item – item yang ga keliatan dengan kasat mata, dan untuk scan musuh. Selain peluru dan recovery item kita juga bisa nemuin part – part untuk upgrade senjata, dan ini adalah fitur yang sangat berguna untuk mempermudah lawan boss.

 

            Awalnya saya ragu dalam soal control, mengingat handheld itu tombolnya ga se-banyak controller konsol, ternyata control di game ini cukup nyaman untuk dimainkan di handheld, walaupun bagi yang kurang terbiasa bisa membeli Circle Pad Pro untuk analog dan tombol tambahan. Aiming di game ini ada 1st Person mode dan 3rd person mode. 3rd Person mode biasa ditemui pada RE 4 – 6 dimana kamera perposisi dibelakang pundak kanan si karakter, nah untuk yang 1st person mode, kamera nya kayak di game Doom. Saya lebih suka 1st person mode karena lebih menegangkan dan menambah rasa seram.

 

            Kalau ngomongin game horror yang pasti jangan lupa ngomongin musuh – musuhnya. Musuh disini adalah mahluk baru namanya Ooze, dan juga dengan jenis yang bermacam – macam. Walaupun saya lebih senang lawan zombie, tapi Ooze ini juga kadang membuat saya tersentak karena suka tiba – tiba nongol dari ventilasi, kolong tempat tidur, jamban, bahkan tempat – tempat yang ga diduga. Oh ya tidak lupa saya menyebutkan bahwa boss battle di game ini sangat fantastis. Menyeramkan, menegangkan, seru, dan yang pasti seret peluru.

 

            Sudah intinya bagi yang punya 3DS jangan pikir – pikir beli game ini karena sangat menyenangkan. Pemakaian efek 3D yang apik, grafis yang sangat bagus untuk sebuah handheld, pertarungan yang intense, boss battle yang menarik, suasana yang serem, eksplorasi yang asik, cerita yang cukup menarik…

Dengan begitu saya kasih nilai 9.0 out of 10.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: