Grand Theft Auto V review

By: Adri A Wisnu (@anakbabehgue)

 

            Pertama kali GTA V diumumin sekitar akhir tahun lalu, orang – orang pasti langsung pada kegirangan dan mulai ngobrolin bareng temen – temennya perihal bakal sehebat dan se-epic apa GTA V setelah rilis nanti terus fitur baru apa aja yang bakal nongol di game ini, ada yang baru atau enggak? Semuanya nunggu dengan penuh antusias buat ngejawab semua pertanyaan yang ada di benak mereka. Gue sendiri nungguin banget kehadiran game ini karna dikamus gue, game – game kembangan Rockstar Games memang gak ada yang jelek dan patut banget ditunggu. GTA ini game sejuta umat banget bagi orang orang Indonesia, dari anak kecil sampe orang tua main. Tentu saja cara main mereka beda – beda, anak – anak SD biasanya mainnya cuma bunuh – bunuhin orang lewat, nembakin cewek berbikini dipantai, ledakin mobil, nyuri mobil dan sebagainya, kalau anak SMP biasanya hobi banget belanja pakean dan bakal ngedandanin karakter mereka sampe akhirnya keliatan kayak Hipster, anak SMA biasanya seneng modif mobil dan dipake balapan sebagaimana kehidupan realita mereka yang suka balapan dijalanan malem – malem, nah yang tua – tua biasanya lebih tertarik jalanin Story Mission dan Side Mission. Lo mau ancur – ancuran atau ikutin misi, Los Santos dan Blaine County bakal jadi rumah kedua lo.

 

            Dari segi gameplay, GTA V ini oke banget. Banyak yang aspek yang diperbaiki sejak GTA IV, kayak cover system dan auto-aim nya sekarang jadi sedikit lebih enak, ga terlalu kaku, walaupun ada sedkit annoyance di cover systemnya yang bikin kadang karakter kita suka ngumpet ditempat yang bukan kita tuju dan alhasil malah jadi mati ditembakin. Gonta – ganti senjata juga jadi lebih enak, di system yang baru namanya “Weapon Wheel” kita jadi lebih gampang ganti – ganti senjata yang kita mau pas lagi baku tembak, jadi gak usah pencet tombol kiri atau kanan beberpa kali sampe nemu senjata yang kita mau, systemnya dipake juga saat kita mau ganti saluran radio. Drive controlnya lebih nyaman dari yang sebelumnya, jadi kita ga sering nabrak mobil orang lain, walaupun kadang – kadang pas kita lagi enak enak ngebut tanpa dijalur yang tanpa hambatan, NPC suka ada yang mendadak ngebelokin mobilnya ke jalur kita dan hasilnya nabrak – nabrak juga, dan itu annoying banget.

            Kalau kita lagi gak ngejalanin misi, banyak aktifitas yang bisa dilakuin. Kayak main tenis, balapan sepedah, balapan mobil/motor off dan on road, balapan kapal, nyelam lautan dan nyari harta karun atau sisa sisa nuklir, jual beli saham pakai internet di Smartphone, modifikasi mobil, berburu, dan lain – lain. Memang bukan sesuatu yang baru. Pertama kali di seri GTA ada tiga main protagonist yang kita mainin, kita bisa gonta – ganti karakter diluar misi, atau pas lagi jalanin beberapa misi dimana ketiga karakter tersebut terlibat.

            Secara grafis, menurut gue Red Dead Redemption masih sedikit lebih bagus, walaupun tetep GTA V terlihat cantik, terutama di pemandangan alam, pencahayaan dan efek air. Detail detail kecil kayak karakter kita yang bajunya basah karna keringat kalau lagi lari – larian, baju kotor, atau luka luka kecil kalau jatuh dari motor atau gak sengaja ketabrak mobil, nambah nilai plus sedikit lah. Kota Los Santos juga terlihat lebih hidup karna para NPC bertingkah sebagaimana manusia pada umunya, mereka lari olahraga di pagi hari, nongkrong dan ngobrol di suatu tempat, foto – foto, dll.

            GTA V dibintangi oleh tiga karakter utama, yang mana cerita mereka akan berhubungan satu sama lain dan bekerja sama dalam beberapa misi dan perampokan. Yang pertama adalah Michael De Santa, bernama asli Michael Townley, seorang mantan perampok yang udah pensiun dan pemimpin keluarga yang gagal, punya istri tukang selingkuh, anak laki yang gak berguna dan kerjaannya main game online sambil menghina teman mainnya dengan kata kata yang gak senonoh (macam anak warnet gitu), dan anak perempuan yang terobsesi untuk jadi seorang bintang sampe sampe rela melakukan apa aja, termasuk bikin video porno. Terus ada Franklin Clinton, seorang gang-banger yang udah capek dengan kehidupan gang-bangingnya dan punya kerja sebagai tukang ngambil balik mobil yang kreditannya gak lunas. Dia bercita – cita buat ngedapetin uang dengan kerjaan bagus. Yang terakhir favourite gue, Trevor Phillips, seorang yang haus akan kekerasan dan psikopat karena pengaruh narkoba yang hobinya bunuhin redneck, dia tinggal disebuah trailer di daerah gurun pasir.

 

            Karakterisasi yang mantap dan voice acting yang hebat bikin kita seneng kalau liat mereka lagi berinteraksi dan bikin cutscene gak membosankan, kadang – kadang dialog mereka juga lucu. Banyak referensi tentang budaya – budaya masa kini di GTA V, kayak anak muda yang lebih milih duduk dan main smartphone dibanding berinteraksi dengan manusia lain, film yang makin gak berbobot (2 hours of hollow entertainment kalau kata si Michael), maraknya smartphone, dll. Tema cerita masih sama kayak seri – seri sebelumnya, masih sekitar “In pursuit of the almighty dollar” tapi kurang kerasa geregetnya karena karakter – karakternya udah tajir dari awal, jadi agak aneh kalau mereka mau aja disuruh – suruh sama orang – orang kaya demi uang. Storyline keseluruhan terlalu pendek, walaupun multiple ending.

            Tingkat kesulitan relative gampang karena sekarang sudah ada checkpoint system, beda kalau dulu kita harus ulang misi dari awal kalau gagal. Misi – misi nya juga menarik walaupun ada beberapa yang monotone. Dari awal kita udah disuguhi “fast-pace” mission, beda dengan seri terdahulu dimana awal – awal permainan paling misinya Cuma perg ke tempat ini, curi mobil ini, pergi ke tujuan lain, hajar orang ini, dsb. Heist/sesi perampokan gak seperti dugaan gue, dari 6 heist Cuma ada tiga yang menurut gue menarik, sisanya terlalu simple, gampang dan monotone. Tapi perencanaan sebelum perampokannya tetap patut diacungi jempol. Kita bisa pilih mau guns-blazing, atau diem – diem, yang manapun tetap seru dimainkan.

 

            (+) Grafis cantik

            (+) Framerate stabil

            (+) Kota Los Santos dan daerah sekitar keliatan hidup

            (+) Voice acting bagus dan dialog yang penuh humor

            (+) struktur misi yang menarik

            (+) Shooting dan driving mechanic lebih enak

            (+) Trevor Phillips

 

            (-) Jalan cerita menarik, tapi gak se-wow yang dulu

            (-) cerita terlalu Pendek

SCORE: 9 OUT OF 10

 

          

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: